LutfiaAnggraeni's Blog
Just another WordPress.com weblog

PROSEDUR PEMBUATAN BRIKET KERTAS

PRINSIP

Prinsip dari pembuatan briket kertas ini yaitu dengan cara pengempaan atau pengepressan dan pengeringan. Bubur kertas dicampur dengan adonan arang tempurung kelapa dan tanah liat kemudian dilakukan pengepressan hingga kandungan air dapat diminimalisir, penambahan adonan ini dimaksudkan untuk meningkatkan nilai kalori yang dihasilkan ketika pembakaran dari pada nilai kalori pada pembakaran kertas secara langsung.

ALAT-ALAT

  1. Ember atau baskom
  2. Batang pengaduk
  3. Alat pengepressan (pencetak)
  • Pipa pralon 5 cm dan diameter 2 cm
  • Batang kayu
  1. Oven

BAHAN-BAHAN

  1. Limbah kertas (koran, karton, dll)
  2. Air
  3. Larutan kanji 10%
  4. Arang tempurung kelapa
  5. Tanah liat

PROSEDUR PEMBUATAN

  1. Limbah kertas dipotong kecil-kecil dan masukan kedalam baskom atau ember, tambahkan air panas sampai semua bagian kertas terendam.
  2. Aduk dengan batang pengaduk hingga kertas hancur, tambahkan air dingin secukupnya sambil terus diaduk sampai kertas menjadi bubur.
  3. Bubur kertas didiamkan selama + 24 jam supaya bubur kertas menjadi benar-benar halus.
  4. Siapkan 1 cangkir tepung kanji kemudian tambahkan 500 ml air panas kemudian diaduk hingga merata dan menjadi kental.
  5. Masukan bubur kertas, arang tempurung kelapa yang telah ditumbuk halus dan tanah liat ke dalam larutan kanji masing-masing dengan perbandingan 3 : 2 : 1. aduk hingga tercampur merata dan menjadi homogen.
  6. Siapkan alat pengepressan yaitu berupa pipa pralon dengan panjang 5 cm dan batang kayu.
  7. Masukan adonan briket kedalam pipa pralon hingga penuh, tekan dengan batang kayu hingga sebagian besar air terbuang dan briket menjadi padat dan keras.
  8. Briket yang telah dicetak kemudian dikeringkan dengan panas matahari selama 2 hari hingga kadar air mancapai 15-18 %.
  9. Briket kemudian dioven dengan suhu + 100°C selama 2 jam kemudian didinginkan, lalu dioven lagi dengan suhu yang sama selama 1 jam. Pengovenan dilanjutkan hingga kadar air dalam briket sedikit sekitar 1-2%, tanda bahwa briket sudah kering adalah bila dipegang terasa ringan.
  10. Briket kering kemudian dikemas dan siap digunakan sebagai bahan bakar pengganti arang dan briket batu bara.

Untuk pertanyaan Lebih Lanjut,, klik disini… Dani Puji Utomo, si pencetus ide,,

Belum Ada Tanggapan to “PROSEDUR PEMBUATAN BRIKET KERTAS”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: